Lucid Dream

Saya ingin sedikit berbicara mengenai Lucid Dream. Apa itu lucid dream? Lucid dream dapat diartikan sebagai keadaan dimana kamu sadar kalau kamu sedang bermimpi. Jadi, pada saat kamu sedang bermimpi, kamu sadar kalau itu hanya mimpi.

Menurut pengalaman saya, saya seringkali tersadar kalau saya tengah berada di sebuah mimpi. Pada saat itu, saya sedang bermimpi buruk. Saya tiba-tiba sadar kalau saya sedang bermimpi, jadi saya mencari cara agar saya dapat terbangun dan terbebas dari mimpi buruk saya. Di lain waktu, saya tengah berada di mimpi yang menyenangkan. Dan lagi-lagi saya tersadar kalau ini hanya mimpi. Jadi, saya hanya pasrah ke mana dunia mimpi membawa saya.

Suatu ketika salah satu teman saya berinisial DAR bercerita pada saya mengenai Lucid Dream. Dia mengatakan bahwa jika kamu tengah mengalami Lucid Dream, kamu dapat mewujudkan hal apapun dalam mimpi kamu, seperti halnya terbang. Jujur saja, saya baru tahu mengenai hal dapat mewujudkan yang kita inginkan dalam mimpi kita. Selama ini saya seringkali tersadar sedang bermimpi dan saya tidak melakukan apa-apa. Padahal, kalau saja saya tahu sejak dulu kalau dalam mimpi kita dapat mewujudkan apapun dan melakukan apapun sekehendak kita, pasti saya sudah dapat mewujudkan sebuah cara untu mengatasi mimpi buruk saya dan saya juga dapat mewujudkan dan menikmati perjalanan mimpi saya yang menyenangkan.

Dan sejak teman saya bercerita tentang Lucid Dream, saya mencoba untuk mencari-cari informasi mengenai Lucid Dream di internet. Dan benar, ternyata dalam Lucid Dream, kita dapat mewujudkan apapun sekehendak kita. Dalam lucid dream tahap pemula dikatakan bahwa kemampuanmu adalah seperti dapat menembus tembok, terbang, dan lain-lain.

Beberapa hari kemudian saya kembali tersadar dalam mimpi saya. Dan saya segera melakukan instruksi teman saya untuk membayangkan bahwa saya terbang. Dan… puff saya terbang. Tapi, saya teringat cerita teman saya kalau setiap dia mencoba terbang, dia selalu terpikirkan ada sebuah tiang di hadapannya. Dan… puff lagi sebuah tiang seketika muncul di hadapan saya. Ini sungguh benar-benar ajaib. Semuanya terpampang jelas di hadapan saya, seolah nyata. Tapi saya tahu kalau saya hanya bermimpi. Dan mimpi itu pun hanya berlangsung sebentar karena saya sadar ketika di pertengahan mimpi saya, tidak dari awal bermimpi. Sebenarnya, ada teknik jika kita ingin mengalami lucid dream dari mulai awal bermimpi, namun harus mengalami tahap yang bernama sleep paralyze. Saya akhir-akhir ini jarang mengalaminya, jadi saya hanya dapat mengalami lucid dream di pertengahan mimpi saya.

Beberapa hari kemudian, saya kembali tersadar dalam mimpi saya. Entah mengapa saya sepertinya mengalami sleep paralyzed karena saya merasa diri saya ditarik. Saya tidak mencoba untuk bangun, namun saya hanya mencoba mengikuti kemana saya ditarik karena kalau terbangun, kamu tidak akan mengalami lucid dream. Itu adalah tahap menuju lucid dream. Dan seketika saya tengah berdiri di sebuah jalan. Saya tahu bahwa saya sudah masuk ke dunia mimpi, dan saya sadar. Lalu, saya mulai mencoba mewujudkan sesuatu. Yang terpikir oleh saya waktu itu adalah saya ingin bertemu dengan idola saya dan… seseorang tiba-tiba berjalan mendekat ke arah saya. Itu idola saya! Tapi beberapa kali gagal karena saya lupa dengan wajah idola saya (yang memang saya sudah jarang menonton idola saya). Lalu, saya mencoba lagi dan berhasil untuk yang ketiga kalinya. Saya berhasil bertemu dengannya dalam waktu yang cukup lama. Kemudian, saya tiba-tiba terbangun dan melihat jam. Ternyata mimpi itu hanya berlangung selama satu jam, padahal saya merasa saya sudah bermimpi dalam waktu yang lama. Seperti halnya dalam film inception. Waktu dalam mimpi berlangsung lebih lama daripada waktu di dunia nyata, dan itu memang terbukti.

Lalu, baru akhir-akhir ini saya mengalaminya lagi. Dan lagi-lagi yang terpikirkan oleh saya hanyalah bertemu idola saya. Saya tidak tahu harus mewujudkan apa lagi. Kira-kira saya mengalaminya kemarin. Saya tiba-tiba berdiri di sebuah ruangan putih dan saya tengah berdiri tepat di depan sebuah pintu bercat putih. Seketika saya tersadar, “Ini mimpi!”. Jadi, saya mencoba memejamkan mata saya dan membayangkan wajah idola saya. Saya membayangkan kalau nanti ketika saya membukakan pintu, akan muncul idola saya. Dan… puff muncullah idola saya tepat ketika saya membuka pintu bercat putih itu. Setelah itu, saya mencoba memejamkan mata saya lagi dan muncul idola saya yang lain. Saya sempat berpikir ketika saya membuka mata, saya sudah terbangun namun ternyata saya masih berada dalam mimpi. Dan yang terakhir saya memejamkan mata saya lagi, namun saya takut cepat terbangun dari mimpi saya. Maka dari itu, saya mencoba teknik berputar yang pernah saya baca agar tidak cepat terbangun dari lucid dream, yaitu dengan memutar badan. Saya memutar badan dan saya memejamkan mata lagi untuk mewujudkan idola saya dan… puff idola saya yang ketiga muncul. Dan sekarang saya tengah berada bersama tiga idola saya. Tapi seketika saya terbangun entah kenapa. Dan mimpi menyenangkan itu pun berakhir seketika.

Ya, jadi itulah sedikit kisah mengenai lucid dream yang pernah saya alami. Jika ingin mengetahui tentang lucid dream lebih banyak dan ingin mencoba teknik lucid dream, sudah banyak artikel yang membicarakan tentang hal ini. Sekian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s